Monday, February 17, 2020

Pengertian Routing

Routing

Routing adalah proses dimana suatu item dapat sampai ketujuan dari satu lokasi kelokasi lain. Beberapa contoh item yang dapat di-routing : mail, telepon call, dan data. Di dalam jaringan, Router adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan routing trafik.
Konsep dasar routing
Bahwa dalam jaringan WAN kita sering mengenal yang namanya TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) sebagai alamat sehingga pengiriman paket data dapat sampai ke alamat yang dituju (host tujuan). TCP/IP membagi tugas masing-masing mulai dari penerimaan paket data sampai pengiriman paket data dalam sistem sehingga jika terjadi permasalahan dalam pengiriman paket data dapatdipecah kandengan baik. 

Jenis-Jenis Routing

1. Static Routing
2. Dynamic Routing adalah Routing yang table Routingnya di buat secara Otomatis.

Table routing adalah table yang memuat seluruh informasi IP address dari interfaces router yang lain sehingga router yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi. Routing table hanya memberikan informasi sedang routing algoritma yang menganalisa dan mengatur routing table.

1. Static Routing adalah Routing yang table Routingnya di buat secara manual


     Ada beberapa parameter yang di gunakan di Routing Static
  1. Destination adalah alat tujuan dan network mask
  2. Gateway adalah gerbang yang mau di lewatin
  3. Distance adalah jarak administrator jaringan dari router
  4. Kelebihan dan kekurangan pada routing static
   Kelebihan :  
1.      Meringankan kinerja processor router
2.      Tidak ada bandwidth yang diguanakan
3.      Routing statis lebih aman

    Kekurangan :
1.      Harus mengetahui semua informasi dari masing-masing
2.      Cukup rumit

3.      Rentang terhadap kesalahan

2. Dynamic Routing adalah Routing yang table Routingnya di buat secara Otomatis


Ciri-Ciri routing dinamik :


1.Router berbagi informasi routing secara otomatis
2.Jumlah gateway sangat banyak.
3.Routing tabel dibuat secara dinamik

Pengertian IGP (Interior Gateway Protokol)
IGP (Interior gateway Protocol) adalah sebutan untuk protokol-protokol routing yang digunakan di dalam sebuah Autonomous System(AS)

Distance Vector
·         Protocol routing yang menitik beratkan pada jarak dan arah.
·         Setiap router akan mengirimkan routing table ke router terdekat tanpa mengetahui topologi/ bagaimana mereka terkoneksi.
·         Update dikirim setiap 30 detik
    
       Link State
·         Protocol routing yang menitik beratkan pada perhitungan metric cost. 
·         Dalam routing link-state router-router akan melakukan pertukaran informasi antar jaringan dan membangun topologi table. 
·         Setiap router akan menggunakan Dijkstra's algorithm untuk menghitung route terbaik dalam setiap tujuannya. 

Pengertian EGP ( Exterior Gateway Protocol)
EGP ( Exterior Gateway Protocol) adalah protokol yang membawa informasi routing antar 2 buah administrative entities, dalamhalini 2 buah AS
Kelebihan :
1.      Cocok untuk sekala besar
2.      Hanya mengenalkan alamat yang terhubung di router
3.      Tabel routing di buat secara otomatis
Kekurangan :
1.      Menja dibeban pada kinerja router
2.      Kecepatan pengenalannya semakin lama

1. Routing statik berfungsi pada protokol IP. Sedangkan routing dinamik Berfungsi pada inter-routing  protocol.
2. Pada routing statik, router tidak dapat membagi informasi routing. Sedangkan pada routing dinamik, router membagi informasi routing secara otomatis.
3. Routing tabel di routing statik dibuat dan dihapus secara manual. Sedangkan pada routing dinamik, routing tabel dibuat dan dihapus secara dinamis oleh router.
4. Routing statik tidak menggunakan routing protocol. Sedangkan pada routing dinamik, terdapat routing
protocol, seperti RIP atau OSPF.
Lokasi:Surabaya Surabaya, Surabaya City, East Java, Indonesia

0 komentar:

Post a Comment