Friday, January 10, 2020

Redistribusi Routing Static & Routing Dynamic Di Mikrotik


Skenario 

Dalam kegiatan uji kompetensi ini anda bertindak sebagai WAN Engineer.  Tugas anda sebagai seorang WAN Engineer adalah  merancang bangun  dan mengkonfigurasi sebuah topologi jaringan WAN seperti pada Gambar yang terdiri dari 3 Router dan  3 Client dengan dua jenis koneksi yang berbeda yaitu static dan dynamic sesuai dengan keterangan.
Dengan Opsi konfigurasi sebagai berikut:

Router A dan B
1.       IP  Address = 100.10.10.0/30
2.       Routing = Static
3.       Antar router terhubung dengan kabel
Router B dan C
1.       IP  Address =   200.20.20.0/30
2.       Routing = Dynamic
3.       Antar router terhubung dengan kabel
PC Client / Laptop
1. Sistem operasi   =  Linux/Windows
2. IP LAN         =  Kelas C /29
3. Gateway    = Terhubung ke router4. Terhubung dengan kabel ke router

Tugas Anda adalah :
Mengimplementasikan topologi jaringan dibawah dengan ketentuan sebagai berikut :
1.       Menerapkan prosedur kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja.
2.       Memonitor dan mengadministrasi keamanan  jaringan.
3.       Menginstalasi dan mengkonfigurasi TCP / IP  dinamis pada workstation yang terhubung  pada jaringan.
4.       Menginstalasi dan mengkonfigurasi TCP / IP  statis pada workstation yang terhubung pada jaringan.
5.       Menginstal dan mengkonfigurasi dynamic  routing pada router.
6.       Menginstal dan mengkonfigurasi static routing pada router.
7.       Membuat desain jaringan berbasis luas (WAN).
8.       Mendesain sistem keamanan jaringan.
9.       Melakukan Pengujian Router :
                                   i.            Konfigurasi Routing di Router A
                                  ii.            Konfigurasi Routing di Router B
                                 iii.            Konfigurasi Routing di Router C
10.   Melakukan Pengujian dari PC Client/Laptop yang terhubung router :
a.     IP Static
b.     IP Dynamic
c.     Test Koneksi ke router

d.   Test Koneksi antar client
           Pembahasan


Routing pada Router A
Sekarang routing Router A agar bias terhubungke router B dengan cara masuk ke
menu IP > Routes.





Terakhir lakukan penambahan routing statik untuk subnet LAN C (192.168.3.0/29)

Dengan cara yang sama seperti sebelumnya., terdapat beberapa parameter yang

Harus di isi yaitu:

a) Dst. Address, digunakan untuk menentukan alamat network atau subnet dari jaringan tujuan yang belum dikenali dengan format penulisan alamat network di ikuti dengan subnet mask dalam format bit count yaitu untuk subnet LAN C bernilai 192.168.3.0/29. 
b) Gateway, digunakan untuk menentukan alamat IP dari router lawan yang digunakan sebagai jembatan sehingga dapat menjangkau alamat network tujuan yang belum dikenali. Dalam hal ini agar router Mikrotik A dapat menjangkau subnet LAN C (192.168.3.0/29) maka paket akan diteruskan melalui router Mikrotik B sehingga alamat IP gateway yang digunakan adalah 100.10.10.2


Routing pada Router B
Sekarang konfigurasi routing pada router B. Mengatur routing statik untuk dapat menjangkau
subnet LAN A (192.168.1.0/29). Pada panel sebelah kiri dari Winbox pilih IP > Routes,


Mengaktifkan routing protocol OSPF dengan mendefinisikan alamat jaringan dan area Dimana
masing-masing jaringan beroperasi yaitu 192.168.2.0/29 (Subnet LAN B), 100.10.10.0/30
(Subnet Router A-B), dan 200.20.20.0/30 (Subnet Router B-C) yang beroperasi di area
backbone serta redistribution static route ke OSPF. Pengaktifan routing protocol OSPF dapat
dilakukan dengan memilih menu Routing > OSPF dari Winbox maka selanjutnya akan tampil
kotak dialog OSPF, Mengaktifkan OSPF untuk interface dengan alamat IP yang termasuk
kedalam Alamat jaringan192.168.2.0/29 (subnet LAN B) pada area backbone, pilih tab
Networks pada kotak dialog OSPF dan pada toolbar pilih tombol maka Selanjutnya akan tampil
kotak dialog New OSPF Network,seperti terlihat pada 
Gambar berikut:

Masik di menu ospf kita redistribusi dengan cara masuk ke Intances.


Routing pada Router C
Mengaktifkan routing protocol OSPF dengan mendefinisikan alamat jaringan dan area dimana
masing-masing jaringan beroperasi yaitu 192.168.3.0/29 (Subnet LAN C) dan 200.20.20.0/30
(Subnet Router B-C) yang beroperasi di area backbone.  Pengaktifan  routing protocol OSPF
dapat dilakukan dengan memilih menu Routing > OSPF


Hasil Pengujian


0 komentar:

Post a Comment